Karya Anak Berkebutuhan Khusus Dipamerkan di Sekolah Luar Biasa Tanjung Redeb
Pentas
seni dan bazar bagi Anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menghadiri kegiatan pentas seni dan bazar bagi
Anak-anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kegiatan ini dilaksanakan di Sekolah Luar
Biasa (SLB) Tanjung Redeb, pada Senin (29/5/2023).
Pentas seni dilaksanakan dengan tujuan
menyalurkan bakat, keterampilan dan sekaligus memberikan ruang kreativitas bagi
anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Berau. Ajang ini memberikan tempat
untuk berkreasi sesuai dengan bakat dan minat masing-masing peserta.
“Saya menyambut baik terselenggaranya
kegiatan ini, yang mana dapat kita maknai sebagai bentuk pengakuan akan
kemampuan anak-anak kita yang berkebutuhan khusus sekaligus meningkatkan
kepedulian kita terhadap upaya kemajuan, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak
anak berkebutuhan khusus,” ucapnya.
“Seperti yang diamanatkan Undang-Undang Nomor
35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, di mana aspek yang perlu dipenuhi
meliputi: hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan
alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu
luang dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus,” sambungnya.
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Berau
memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan pemberdayaan terhadap penyandang
disabilitas dan anak berkebutuhan khusus.
Sri Juniarsih, berharap dengen di laksanakan
kegiatan ini dapat mewujudkan kesetaraan, aksesibilitas, dan kesempatan yang
sama bagi anak-anak istimewa, termasuk menjamin akses pendidikan, menyediakan
wadah pembinaan minat bakat, dan dapat mengapresiasi karya mereka.
“Mari bersama-sama kita wujudkan ruang yang
adil bagi anak berkebutuhan khusus. Kita harus memastikan implementasi aturan
yang ada dapat terlaksana dengan baik, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh
penyandang disabilitas,” ujarnya.
Kemudian, ia berpesan kepada anak-anak
berkebutuhan khusus untuk terus berkarya dan terus mengasah kemampuan diri
sesuai minat dan bakat.
Tak lupa, pihaknya
mendorong peran aktif dari jajaran DPPKBP3A, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan
stakeholder dalam memenuhi ketersediaan fasilitas ramah anak berkebutuhan
khusus di tempat umum, demi mewujudkan rasa nyaman bagi mereka. (sep/ima)